[Overheard]: Rahasia!

Waktu lagi ngobrol ngobril berlima si Sherly sibuk BBM-an sama adeknya.

Adek Sherly (AS): Ce, secret artinya apaan?

Sherly (S): Rahasia.

AS: aaaa, kasih tauuuuuuuu!!!!!!

S: ???

yang lain cuma bisa ngakak XD

ada-ada aja sih dekk… *geleng2 kepala*

Advertisements

Promosi Wisata Lewat Film Pendek

Pernah nonton Video Klip SEOUL Song? Atau nonton film pendek Korea Selatan yang judulnya Haru? Atau nonton Hearing The Sunshine nya Thailand?

Yes?No?

Well, ketiga judul di atas merupakan judul dari video promosi pariwisata negara Thailand (Hearing the Sunshine) dan Korea Selatan (Seoul Song dan Haru) yang dikemas dengan sangat menarik dan sangat khas.

Seoul Song

Haru

Hearing the Sunshine

Kalo liat ini jadi pengen ada iklan pariwisata Indonesia dengan kemasan menarik. Ada yang tahu? Tolong bagi link dong. Selama ini saya ngeliat iklan pariwisata Indonesia sangat plain dan membosankan bila durasinya mencapai 3-5 menit. Padahal menurut saya potensi pariwisata Indonesia ga kalah menarik dengan negara-negara di atas dan lebih keren bahkan.

Ayo, bikin iklan Pariwisata yang oke dan menarik, terus di upload secara official di youtube, dan digencarkan promonya!!! Maju terus pariwisata Indonesia! ūüėÄ

Cheers!

“Literacy is not a luxury, it is a right and a responsibility”

Tidak banyak yang tau kalau tanggal 8 September dicanangkan sebagai Hari Melek Huruf Internasional(International Literacy Day) oleh UNESCO sejak tahun 1965.

Literacy is a human right. UNESCO meyakini bahwa setiap anak berhak memiliki pijakan yang kuat dalam membangun potensi dirinya lewat pendidikan, yaitu kemampuan membaca.

Dalam pidatonya pada perayaan¬†International Literacy Day¬†tanggal 8 September 1994, Presiden Clinton pun mengungkapkan bahwa¬†‚ÄúLiteracy is¬†not¬†a luxury, it is a right and a responsibility.‚ÄĚ

Faktanya, di ujung tenggara Indonesia, literacy is still a luxury. Ironis memang, ketika kemewahan bagi sekolah di Jakarta diasosiasikan dengan SPP mahal, tenaga pengajar asing, pun kelas internasional dengan fasilitas super lengkap. Sementara di pelosok negeri, sekian ribu kilometer dari Jakarta, jangankan bisa membaca, bisa duduk di bangku sekolah saja bisa jadi merupakan suatu kemewahan. Kemampuan baca tulis justru menjadi barang langka di sekolah.

Merujuk pada pidato Clinton, mari menggarisbawahi kata¬†responsibility. Buta aksara atau¬†illiteracy¬†jelas menjadi isu penting di dunia pendidikan. Pemerintah mewajibkan setiap anak untuk menempuh pendidikan dasar selama 9 tahun, sehingga wajar saja jika sekolah ‚Äďterutama Sekolah Dasar‚Äď menjadi tumpuan utama sekaligus dipandang sebagai lembaga yang paling bertanggung jawab atas terbebasnya anak dari buta aksara. Tentu, beban terberat ada di pundak guru, yang merupakan ujung tombak sekolah.

Tapi apa iya masalah ini hanya menjadi tanggung jawab guru?

Continue reading