24 March: World Tuberculosis Day

Hah, hari gini masih ada TB??

Jangan salah, justru TBC merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia dan sepertiga dari populasi dunia terinfeksi TBC. Wow, banyak banget ya?!

Tanggal 24 Maret dirancang untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa sampai sekarang TBC tetap menjadi epidemi di sebagian besar dunia, menyebabkan kematian beberapa juta orang setiap tahunnya, kebanyakan di negara-negara berkembang. Pada tahun 2009, WHO melaporkan ada lebih dari 289.000 kasus TBC baru di Indonesia, yang mengakibatkan kematian 61.000 orang.

Source: here

Terus, apa sih TB itu?

TB atau Tuberculosis adalah suatu penyakit infeksi mematikan yang biasanya disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis biasanya menyerang paru-paru namun juga bisa menyerang bagian tubuh yang lain. Penyakit ini menyebar melalui udara ketika orang yang terinfeksi bersin, batuk, atau meudah. Kebanyakan, infeksi pada manusia tanpa gejala, yang satu dari sepuluh berkembang menjadi penyakit aktif yang jika tak dirawat akan membunuh 50% dari penderita.

TBC adalah salah satu penyakit infeksi yang paling luas penyebarannya di dunia, terutama di negara dengan pelayanan kesehatan buruk. Batuk parah saja cukup menyebar bakteri dari pasien ke orang sekitar. Tapi sudah lama tidak setiap penularan berkembang jadi penyakit. Menurut WHO, 9,3 juta orang tertular TBC tahun 2007 dan 1,7 juta di antaranya meninggal. Di antara pengidap HIV/AIDS penyakit ini adalah penyebab kematian utama.

Indonesia menduduki peringkat ke-3 negara dengan jumlah penderita TB terbanyak di dunia setelah India dan China. Jumlah pasien TB di Indonesia adalah sekitar 5,8 persen dari total jumlah pasien TB dunia. Di Indonesia, diperkirakan setiap tahun terdapat 528.000 kasus TB baru dengan kematian sekitar 91.000 orang. Angka prevalensi TB di Indonesia pada tahun 2009 adalah 100 per 100.000 penduduk dan TB terjadi pada lebih dari 70 persen usia produktif.

Tanggal 24 Maret diperingati sebagai World TB Day atau Hari TB Sedunia. Peringatan ini untuk mengingatkan bahwa TB telah ditemukan sejak lama, yaitu lebih dari 100 tahun yang lalu, obatnya juga telah ditemukan sejak 50 tahun yang lalu, tetapi kasusnya masih tetap menjadi ancaman dunia. Bahkan, tahun 1993 masyarakat dunia menyatakan TB sebagai kedaruratan dunia.

Peringatan Hari TB Sedunia (HTBS) tahun ini di tingkat global mengambil tema On the Move Againts Tuberculosis, Innovate to Accelerate Action yang menggambarkan kebutuhan adanya inovasi baru untuk melakukan akselerasi upaya strategis melawan TB. Di Indonesia tema tersebut diterjemahkan menjadi Inovasi dengan slogan Tingkatkan Inovasi, Percepat Aksi melawan Tuberkulosis.

Ada hal yang memprihatinkan untuk saya sebagai mahasiswa Farmasi, yakni tidak adanya obat baru untuk penderita TB. Berikut kutipannya:

Sekarang ini ada 9 juta pasien baru dan 1,8 jutanya meninggal. Tapi industri farmasi kurang berminat menanam modal dalam pengembangan obat baru TBC. Awal abad ini, ada kerja sama antara kemitraan Stop TBC yang baru didirikan dengan industri farmasi yang mengusahakan pengembangan obat baru juga menarik bagi industri.

Bagaimana, Rekan-rekan Sejawat?

Cheers!

 

Source: herehere, and here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s