Hari Bumi Bersama Sanggar Anak Alam

Hi, there.. It’s me, AGAIN!!!

hahaha, mumpung masih inget nih, sekarang saya mau share tentang kegiatan saya selama bulan April kemarin. So, enjoy ^^

(psst, this is gonna be a long post and full of photo spazzing ^^)

Masih ingat dengan postingan saya yang lalu, yang saya pamit seminggu itu? Hehe, sebenernya saat itu saya berencana main ke Lombok, bersama 2 orang teman saya. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya saya tidak jadi ikut ke Lombok😥

Karena saya gak jadi ikut ke Lombok nih, otomatis saya bener2 gak ada kerjaan. Terus tiba2 keingetan kalo kemaren sempat ada tawaran untuk membantu Perayaan Hari Bumi yang diadakan oleh Sanggar Anak Alam, jadilah saya bilang bisa membantu (berhubung bener2 nganggur). Dan saya disuruh untuk nanyain siapa saja yang mau ikut bantuin. Dari sms sana sini, akhirnya ada 5 orang, termasuk saya, yang bisa membantu di SALAM.  Kelima orang tersebut adalah saya, Mbak Icha, Mazia, Ichol, Hambar (yang pada akhirnya malah ngilang, dan ada Vando yang bergabung beberapa hari kemudian). Janjian hari Jumat dengan orang SALAM, ibu Ani, untuk membahas pembagian tugas. Tapi karena saya dan temen2 belum tahu di mana letak SALAM, jadilah hari kamisnya saya main ke sana..hahaha ^^

Singkatnya, hari Jumatnya (tanggal 9 April kalo ga salah) kami kumpul di SALAM, membahas rencana hari Bumi dan pembagian tugas, setelah sebelumnya berkenalan dengan para staf di SALAM. Hari Bumi Sanggar Anak Alam diselenggarakan selama 3 hari berturut2, dimana agendanya adalah: Pameran HAri Bumi di FEB UGM (22 April), Menanam Tanaman obat di SALAM dan Diskusi dan Screening Film di LIP (23 April), dan Sarasehan Akupressure dan Bazaar murah (24 April). Saya memilih beberapa tugas, antara lain membuat display Produk Hijau untuk pameran dan Publikasi untuk Workshop. Setelah pembagian tugas, kami pun diajak melihat2 ruang2 kelas di SALAM.

FYI, Sanggar Anak Alam itu merupakan sekolah, tapi bukan sekolah konvensional. emmm apa ya istilahnya? inklusif? ya ya, mungkin inklusif. Jadi, sekolah ini didirikan oleh Ibu Sri Wahyaningsih berdasarkan keprihatinan sekolah jaman sekarang yang sangat membebankan banyak materi kepada anak-anak yang rasanya masih dalam tahap bermain. Bayangin aja nih, sekarang anak TK aja ada pelajaran B. Inggris, Komputer. Woww, saya saja kalah pintar sama anak2 jaman sekarang (berasa udah tua -__-)! Belum persaingan banyak sekolah untuk mencetak murid-murid unggulan, yang tentunya bikin si anak stress sama PR2, ulangan2. Bagus sihh mereka jadi tambah pinter, cuman apa nggak kasihan ama anaknya? IMO, waktu masih anak2 (TK-SD kelas 1-2), belajar dasar (berhitung, membaca,menulis)emang penting banget, tapi biarkanlah mereka main sepuas2nya. Karena kalo udah seumur saya yang anak kuliahan ini, bener2 ga ada waktu untuk main2 sampe puas, karena tuntutan kuliah semakin tinggi. Tapi paling gak masa kecil saya sangat bahagia kok ^^.

masih ingat permainan ini? yapp ular naga!! ^^

Oke, mulai ngelantur. Back to topic! Jadi SALAM itu kalo ga salah sih berdiri sejak tahun 2000. Awalnya cuma ada Kelompok Bermain dan Taman Anak (TK), baru 2 tahun terakhir membuka kelas untuk SD. Jadi SD nya baru ada sampai kelas 2. Guru-guru di SALAM disebut Fasilitator, dan kebanyakan adalah orang tua murid sendiri..haha, jadi anak-anaknya tetep bisa dalam pantauan orang tua. SALAM juga terbuka untuk siapa aja yang mau bantu2 jadi fasilitator, istilahnya volunteer lah. Jadi, kalo ada yang mau main ke SALAM, mereka akan sangat welcome dengan kedatangan kita ^^.

Kurikulum pendidikan di SALAM simple banget. Berhitung, Menulis, Membaca. Cuma itu? Weits, jangan salah! Walopun ‘cuma’ 3, tapi menyeluruh lhoo. Dan mereka juga langsung praktekin ilmu mereka. contohnya nihh, ketika mereka ada pelajaran masak, mereka diajarin nimbang. terus misalnya ngubah dari kilo ke gram itu gimana. Seru kan? Lalu ada guru bahasa inggris native juga, Bridget dan Anthony, belajar bahasa inggris sambil main. FUN!

playing ‘row row row your boat…’

Lalu ada juga ekstrakurikuler seperti berenang, gamelan, musik/orkes (they play violin! XD), catur, dll. mereka juga ada penjurusan, seperti memasak dll.

 

Oya, sekolah dimulai pukul 8.00-13.00. Waktu saya tanya kenapa, katanya memang saat pagi, tubuh baru bisa mencerna makanan dengan baik pada pukul 7, jadi SALAM sengaja memulai aktivitas pada pukul 8.00. Lalu tiap pagi mereka biasa masak air/nasi untuk dimakan bersama-sama pada siang hari.

SALAM memang sekolah yang sangat peduli dengan lingkungan. Anak-anak sudah diajari sejak dini untuk menghindari makanan-makanan yang tidak sehat. Mereka sudah diajari untuk mengenal bahan-bahan apa saja yang ramah lingkungan. Dan mereka juga belajar membuat kertas organik. Pernah suatu hari ada tamu yang datang ke SALAM dan membawa oleh-oleh untuk anak-anak. Sebelum dibuka untuk dimakan, mereka melihat dulu bahan apa yang terkandung dalam makanan itu,  apakah bahan yang baik atau tidak untuk tubuh.

membuat mainan dari bahan2 tak terpakai, menggambar dengan kertas daur ulang buatan sendiri..

Untuk membantu biaya pendidikan anak-anak di SALAM, dibuka juga warung yang menjual barang2 organik yang digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti beras merah, beras hitam, kopi, teh, sabun, dan lain2 yang kesemuanya ramah lingkungan. Beras organik ditanam oleh petani lokal, sedangkan sabun tidak mengandung minyak kelapa sawit (tahu kan, kelapa sawit berperan besar dalam penggundulan hutan tropis di Indonesia).

Hari-hari saya, selama kurang lebih 2minggu membantu pelaksanaan Hari Bumi, sangat menyenangkan. Kami bermain bersama murid-murid di SALAM dan berbaur dengan para staff dan fasilitator, dan tanpa sadar kami jadi begitu dekat.

Banyak sekali pelajaran yang saya dapat dari mereka. Setelah acara hari bumi, saya belum punya kesempatan untuk kesana. Saya benar-benar ingin main ke sana lagi XOO! Melihat betapa bebas, ceria, dan tanpa bebannya mereka membuat saya berpikir, this is the real childhood time ^^

How i really2 missed them now TT~

cheers

Untuk yang ingin tahu lebih lanjut tentang SALAM, bisa mampir ke blog mereka di http://salamjogja.wordpress.com/

6 thoughts on “Hari Bumi Bersama Sanggar Anak Alam

  1. hahaha, km juga suka ya pan? kayaknya di blogmu kapan itu ak pernah baca kmu kerja (iya bukan ya?apa kunjungan?) di sekolah inklusif juga kan?

    ak emang niat ke sana lagi kok… kesana aja pan, di blognya itu ada peta kesana nya juga kok ^^

  2. hahaha..itu nyari data tok, cuma sehari. Padahal maunya jadi guru di sana… hehehe

    SLB yapenas, orangnya baik2, ndak marah2 sama aku yang suka tanya2 ndak jelas😀

    ada acara apalagi di salam chap? hmm….aku ini pemalu lho kalo pertama kali dan dhewean *baca: butuh teman dan temanin :D*

  3. kuliah apa to pan?
    hahaha.. kayaknya apenas seru juga ya?
    di salam sekarang ga ada acara apa2 sihh.. reguler aja, sekolah biasa. ntar deh kalo ada acara2 lagi tak kasih tau ^^

    huahahaha.. ak selasa mau ke sana ama temen2ku…mau ikut?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s